Trail of The Kings Lake Toba by UTMB 2026 Siap Digelar di Samosir, Diikuti 1.000 Pelari dari 34 Negara

Trail of The Kings Lake Toba by UTMB 2026 Siap Digelar di Samosir, Diikuti 1.000 Pelari dari 34 Negara
Trail of The Kings Lake Toba by UTMB 2026 akan digelar di Samosir. (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Samosir - Event lari lintas alam internasional “Trail of The Kings Lake Toba by UTMB 2026” kembali digelar di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada 12-14 Juni 2026. Ajang bergengsi yang masuk dalam rangkaian resmi UTMB World Series ini dipusatkan di Waterfront City Pangururan.

Hal itu disampaikan dalam Konferensi Pers persiapan Trail of The Kings (TOTK) Lake Toba by UTMB 2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati Samosir, Kamis (20/5/2026).

Event yang diselenggarakan oleh PT. Cipta Aksi Bersama (Creation) tersebut menjadi salah satu agenda sport tourism terbesar di kawasan Danau Toba dengan menghadirkan lintasan alam yang memadukan panorama pegunungan, hutan, budaya Batak hingga jalur ekstrem kaldera vulkanik terbesar di dunia.

“Event ini bukan hanya penting bagi Samosir, tetapi juga menjadi bagian dari World Series UTMB. Para pelari dunia datang ke Danau Toba untuk mengumpulkan poin dan running stone agar bisa tampil di final UTMB di Prancis,” ujar pihak penyelenggara.

Data panitia menunjukkan total pendaftar mencapai 1.000 pelari dari 34 negara. Peserta asing tercatat sekitar 235 orang, sementara peserta domestik sebanyak 765 orang.

Negara peserta antara lain Malaysia, Singapura, Jepang, Prancis, Inggris, Amerika Serikat, Australia, Nepal hingga Afrika Selatan.

Penasihat event, Rudi Rohmansyah bersama pihak Event Organizer (EO), Ebet, menjelaskan salah satu perubahan utama tahun ini adalah rute kategori ultra yang akan dimulai dari kawasan Waterfront City Pangururan, berbeda dari tahun sebelumnya yang start dari kawasan TukTuk.

Pelari kategori 100 kilometer akan bergerak menuju kawasan hutan di sekitar Danau Sidihoni yang dikenal sebagai “garis tengah Pulau Samosir”, kemudian melintasi Tano Ponggol hingga masuk ke kawasan Kecamatan Sianjur Mulamula.

Peserta akan melewati titik-titik ikonik seperti Pusuk Buhit, Desa Singkam, Desa Sianjur Mulamula hingga Bonan Dolok. Ada juga segmen yang sangat menantang, termasuk tanjakan menuju Pusuk Buhit dan kawasan Air Terjun Naisogop.

Menurut panitia, rute tahun ini dipusatkan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pangururan, Kecamatan Ronggur Nihuta dan Kecamatan Sianjur Mulamula.

Kategori yang diperlombakan terdiri dari Caldera Crown 100K, Ultimate Expedition 60K, King’s Ascent 28K, Legacy Dash 10K, Legend Leap 5K dan kategori Kids.

Kategori ultra juga menerapkan sistem kualifikasi ketat. Pelari 100 kilometer diwajibkan pernah menyelesaikan lomba minimal 50 kilometer sebelumnya. Ketentuan serupa juga berlaku pada kategori lainnya.

“Jadi peserta yang datang memang pelari yang sudah punya pengalaman dan kualifikasi,” tambahnya.

Berdasarkan jadwal panitia, kategori 100 kilometer akan start pukul 03.00 WIB, kategori 60 kilometer pukul 06.00 WIB dan kategori 28 kilometer pukul 07.00 WIB pada Sabtu, 13 Juni 2026. Sementara kategori 10K, 5K dan Kids digelar Minggu, 14 Juni 2026.

Selain menjadi ajang olahraga internasional, event ini juga diproyeksikan memberi dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat dan pelaku UMKM lokal.

Dalam analisis input-output yang dipaparkan panitia, penyelenggaraan event diperkirakan menghasilkan output ekonomi mencapai Rp101,96 miliar dengan kontribusi terhadap PDB sebesar Rp68,56 miliar.

Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan 447 tenaga kerja langsung serta mendorong peningkatan omzet UMKM lokal hingga 33,75 persen selama pelaksanaan event.

“Kita didukung penuh oleh Pemprov, juga dari registrasi peserta dan sponsor. Untuk total anggaran keseluruhan event ini sekitar Rp4,5 miliar,” ungkapnya.

Tidak hanya berfokus pada olahraga, Trail of The Kings Lake Toba by UTMB 2026 turut melibatkan berbagai sektor mulai dari kebudayaan, keamanan, kesehatan, transportasi, kebersihan, cuaca dan kebencanaan hingga pelaku UMKM lokal untuk mendukung suksesnya event internasional tersebut. (TN)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi