Puluhan Tahun Rusak Parah, Petani Sergai Gotong Royong Perbaiki Jalan Usaha Tani (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Serdang Bedagai — Wujud kepedulian terhadap kelangsungan mata pencaharian, puluhan petani di Dusun III, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), terpaksa turun tangan sendiri memperbaiki jalan usaha tani sepanjang kurang lebih 1 kilometer.
Aksi gotong royong ini dilakukan lantaran akses vital menuju areal persawahan tersebut sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan parah tanpa adanya perbaikan permanen dari pemerintah.
Kondisi jalan yang penuh lubang dan kubangan lumpur membuat aktivitas pertanian lumpuh setiap kali musim panen tiba. Berbagai kendala yang dihadapi petani meliputi:
- Alat Panen Sulit Melintas: Mesin pemanen padi modern seperti combine mini hingga kendaraan angkut lokal (odong-odong) tidak mampu melewati jalur tersebut.
- Bengkaknya Biaya Produksi: Petani terpaksa mengeluarkan biaya tambahan (biaya lansir) untuk mengangkut gabah menggunakan alat angkut manual menuju jalan utama sebelum ditimbang oleh agen.
- Akses Terhambat: Jalan ini merupakan satu-satunya urat nadi ekonomi petani untuk mendistribusikan hasil bumi dari sawah ke luar desa.
Suara Hati Petani: "Merasa Dianaktirikan"
Jasmar Manalu (56), salah seorang petani setempat, mengungkapkan kekecewaannya atas lambatnya penanganan infrastruktur pertanian di wilayah mereka. Menurutnya, swadaya dan gotong royong sudah menjadi rutinitas wajib setiap kali musim panen menjelang.
"Setiap musim mau panen, kami terpaksa berswadaya dan bergotong royong memperbaiki jalan ini supaya hasil panen bisa keluar. Kalau tidak, biaya angkut semakin besar dan keuntungan kami habis,"ujar Jasmar, Rabu (2/9).
Meski berterima kasih kepada pihak yang telah menyumbangkan tanah timbun untuk menutupi kubangan, Jasmar menyayangkan sikap pemerintah yang seolah tutup mata terhadap kondisi infrastruktur desa.
"Nasib petani seperti dianaktirikan. Kami sangat berharap pemerintah segera memperhatikan jalan usaha tani ini secara serius," tambahnya.
Harapan Perbaikan Permanen
Melalui aksi swadaya menimbun jalan menggunakan sirtu (pasir dan batu) ini, para petani untuk sementara bisa bernapas lega. Kendati demikian, mereka mendesak agar Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai segera merealisasikan perbaikan jalan secara permanen.
Dengan infrastruktur yang layak, beban biaya produksi dapat ditekan, sehingga kesejahteraan petani di Desa Tebing Tinggi bisa lebih terjamin ke depannya.
(BAH/RZD)