Pelatihan Aplikasi Catatan Keuangan: Dorong Industri Rumah Tangga Lebih Cerdas Mengelola Keuangan (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah (UMN Al Washliyah) melalui pendanaan Kementrian DRTPM 2025 Batch III, telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Aplikasi Catatan Keuangan bagi Industri Rumah Tangga di Bandrek Sahib.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola keuangan usaha melalui pemanfaatan teknologi digital.
Pelatihan yang berlangsung Senin (10/11) di Medan, diikuti oleh para anggota di Bandrek Sahib sebagai pesertanya. Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada aplikasi pencatatan keuangan Retfin, seperti Catatan Keuangan Harian, penjualan dan pengeluaran yang dapat digunakan melalui ponsel pintar, laptop dan komputer.
Ketua tim pengabdian, Sari Wulandari, SE, M.Si menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perguruan tinggi terhadap peningkatan literasi keuangan pada industri rumah tangga di Bandrek Sahib.
“Kami melihat situasi di Bandrek Sahib yang masih melakukan pencatatan keuangan secara manual. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan peserta mampu memanfaatkan aplikasi digital untuk memantau arus kas dan mengelola keuangan dengan lebih baik lagi,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan tidak hanya berupa pemaparan materi, tetapi juga praktik langsung. Peserta diajak untuk mengunduh aplikasi, membuat akun, dan mencoba mencatat transaksi harian mereka. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama sesi praktik.
Salah satu peserta, Rezi, mengungkapkan rasa senangnya dapat mengikuti pelatihan ini.
“Selama ini saya mencatat keuangan di buku tulis, kadang hilang atau lupa menulis. Dengan aplikasi ini, lebih mudah dan bisa langsung melihat laporan harian,” katanya.
Abdul Wahab sebagai pemilik mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim Pengabdian UMN Al Washliyah melalui Dana Hibah DRTPM 2025 dengan adanya Pengabdian ini dapat memperlancar usaha kedepannya.
Di akhir kegiatan, tim pengabdian memberikan modul pelatihan serta panduan penggunaan aplikasi kepada seluruh peserta agar dapat terus berlatih secara mandiri.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Bandrek Sahib untuk lebih tahu tentang finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital.
(REL/RZD)