Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat FEB USU Prof. Dr. Lic.rer.reg. Sirojuzilam Hasyim, SE, dengan anggota Dr. M. Syafii, SE, MSi, Dewi Ratna Sari Simatupang, SE, MSi, dan Yola Anggia, SE, MEc foto bersama penyerahan fasilitas pendukung Program Pengabdi (analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Medan-Dosen dan mahasiswa Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat di Komunitas Sanggar Anak Sungai Deli Medan, Sabtu (8/8/2026).
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat FEB USU Prof. Dr. Lic.rer.reg. Sirojuzilam Hasyim, SE, dengan anggota Dr. M. Syafii, SE, MSi, Dewi Ratna Sari Simatupang, SE, MSi, dan Yola Anggia, SE, MEc kepada Analisadaily.com, Selasa (18/8) mengutarakan dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian menyerahkan sejumlah fasilitas untuk mendukung aktivitas belajar di sanggar, seperti lemari buku, kipas angin, karpet, buku-buku, papan tulis, meja, serta peralatan pembuatan lilin aromaterapi.
Anak-anak juga menerima bingkisan berupa peralatan belajar sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pendidikan yang telah mereka ikuti bersama mahasiswa selama kurang lebih satu bulan.
Selain memperkuat kegiatan literasi anak, program ini juga memberikan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu di lingkungan Sanggar Anak Sungai Deli. Melalui pelatihan tersebut, masyarakat diajak memanfaatkan minyak jelantah yang biasanya menjadi limbah rumah tangga menjadi produk yang dapat digunakan kembali. Tim memberikan pendampingan mulai dari pengolahan bahan hingga proses pembuatan lilin aromaterapi. Produk yang dihasilkan tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sendiri, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Sebelum kegiatan puncak berlangsung, mahasiswa Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan FEB USU juga telah melakukan pendampingan belajar kepada anak-anak selama sekitar satu bulan. Materi yang diberikan meliputi membaca dan menulis, matematika, bahasa Inggris, puisi, serta mengaji. Proses pembelajaran dilakukan secara langsung di sanggar dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi anak-anak agar tercipta suasana belajar yang lebih dekat dan nyaman.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, tim pengabdian berupaya tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi anak-anak, tetapi juga membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat mendukung aktivitas ekonomi produktif. Fasilitas belajar dan buku-buku yang diberikan diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan kegiatan literasi di Sanggar Anak Sungai Deli, sementara keterampilan mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak Juli hingga Agustus 2026 ini menjadi bagian dari upaya Universitas Sumatera Utara untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat melalui pendidikan, penguatan literasi, dan pemberdayaan ekonomi.(aru)
(ARU/NAI)











