Melintas Tanpa Tengok Kanan-Kiri, Mobil Avanza Disambar Kereta Api: 1 Orang Dilaporkan Tewas (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Serdang Bedagai — Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan sebidang rel kereta api. Satu unit mobil Toyota Avanza berwarna hitam terseret hingga masuk ke areal persawahan usai disambar Kereta Api Siantar Express di Dusun V Peringgan, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kamis (27/8) sore sekitar pukul 16.45 WIB.
Akibat insiden mengerikan ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis intensif.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., saat dikonfirmasi pada Kamis malam, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika mobil Toyota Avanza dengan Nomor Polisi B 2804 PZH yang dikemudikan oleh Kevid Bryan bersama dua orang penumpangnya melaju dari arah Dusun V Peringgan menuju Desa Pon.
"Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) pada perlintasan tanpa palang pintu, pengemudi diduga kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan arah datangnya Kereta Api Siantar Express yang melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan," ujar AKP Bringin.
Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak terhindarkan. Bagian samping kiri bodi mobil dihantam keras oleh bagian depan samping kiri kereta api. Benturan tersebut membuat mobil Avanza terseret sejauh beberapa meter sebelum akhirnya terguling dan terperosok ke dalam areal persawahan warga dalam kondisi rusak berat.
Mendapatkan laporan tersebut, personel Satlantas Polres Sergai bersama warga sekitar langsung bergerak cepat menuju TKP untuk mengevakuasi para korban ke RSU Melati Desa Pon serta mengamankan bangkai mobil Avanza ke Pos Lantas Sei Bamban sebagai barang bukti.
"Saat ini pihak Satlantas Polres Sergai masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Sementara itu, identitas lengkap korban meninggal dunia dan luka-luka masih dalam proses pendataan lebih lanjut," tambahnya.
Imbauan Kepada Masyarakat
Menyikapi insiden berulang ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pengendara yang hendak melintasi perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu, agar selalu meningkatkan kewaspadaan.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar benar-benar memastikan kondisi sekitar dalam keadaan aman dan menengok kanan-kiri terlebih dahulu sebelum menyeberang rel kereta api," pesan AKP Bringin.
(BAH/RZD)