Langkat, (Analisa). Jembatan terpanjang di Desa Perhiasan Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat selesai dibangun dan digelar syukuran dan doa bersama dihadiri ratusan warga, Kades dan Muspika Kecamatan Selesai, Sabtu (24/12).
Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu menyebutkan, syukuran pengunaan jembatan secara perdana dilakukan secara mendadak, memberi kejutan kepada seluruh masyarakat dapat mempergunakan akses jalan secepatnya mengingat jalur lintas akhir tahun.
Kepada warga yang melintas semoga sehat dan diberi keselamatan serta terbantu dan dapat memperoleh rezeki nantinya.
Ngogesa Sitepu mengaku, sesuai keinginan masyarakat desa, bila jembatan Sungai Wampu sepanjang 160 meter itu selesai harus dilakukan resepsi, namun karena akses jalan cukup tinggi menuju belasan desa antara Kecamatan Selesai dan Wampu, dipandang perlu dibuka penggunaannya secepatnya.
Dia mendukung resepsi peresmian jembatan sesuai keiginan masyarakat dan meminta masyarakat juga menjaga dan mengawasi jangan sampai besi dicuri orang tak bertanggungjawab.
“Pembangunan jembatan ini sesuai janji saya ketika kampanye untuk bupati dua periode, masyarakat Selesai berpuluh puluhan tahun mendambahkan pembangunannya dan saat ini terbukti terealisasi dan dapat dipergunakan,” ungkap Ngogesa.
Peresmian penggunaan jembatan secara perdana ini dihadiri Sekdakab Langkat dr Indra Salahuddin dan Asisiten II Adm Ekbangsos Drs Hermansyah dan Ketua DPRD Langkat, H Terbit Rencana Perangin Angin, SE.
Ketua DPRD Langkat Terbit Rencana Perangin Angin mengapresiasi atas selesaianya jembatan perhiasan yang selesai dibangun yang merupakan bentuk kepedulian Bupati Ngogesa Sitepu.
Pembangunan jembatan itu akan dirasakan warga Kecamatan Bahorok maupun Kecamatan Batang Serangan dan Padang Tualang sebagai akses jalur alternatif Kota Binjai Langkat, yang selama ini hanya dilalui dengan penyebrangan sampan getek. (mnz)










