Mahathir Ditunjuk Sebagai PM Malaysia untuk Sementara

Mahathir Ditunjuk Sebagai PM Malaysia untuk Sementara
PM Malaysia, Dr Mahathir Mohamad dan Raja Malaysia, Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, 31 Januari 2020 (AFP/Department of Information/Channel News Asia)

Analisadaily.com, Malaysia - Kepala Sekretaris Pemerintah Mohd Zuki Ali mengatakan, pengunduran diri Dr Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri Malaysia telah diterima Raja Malaysia, Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, Senin (24/2) malam waktu setempat.

Namun, raja juga menunjuk Dr Mahathir sebagai perdana menteri sementara sampai perdana menteri baru dipilih, sesuai dengan Pasal 43 (2) (a) Konstitusi Federal.

"Dalam periode ini, dia (Dr Mahathir) akan mengurus administrasi negara sampai perdana menteri baru dipilih dan kabinet dibentuk," kata Mohd Zuki dilansir dari Channel News Asia.

Sebelumnya, Dr Mahathir mengajukan pengunduran dirinya ketika berhenti sebagai ketua Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) di tengah spekulasi bahwa pakta baru akan dibentuk untuk menggantikan Pakatan Harapan (PH) sebagai koalisi yang berkuasa.

Ini terjadi sehari setelah Anwar Ibrahim Parti Keadilan Rakyat mengakui pengkhianatan oleh mitra koalisi untuk memecah PH.

Tindakan-tindakan ini dilihat sebagai upaya untuk menghentikannya dari menjadi perdana menteri berikutnya, sebagaimana disepakati di antara partai-partai PH ketika mereka bekerja sama untuk kampanye melawan Barisan Nasional dalam pemilihan umum 2018.

(CSP)

Baca Juga