21 Hari Sikat 21 Kasus: Polres Karo Gulung Jaringan Narkoba di Operasi Antik Toba 2026 (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Karo – Komitmen Polres Tanah Karo dalam memberantas peredaran barang haram terbukti bukan sekadar isapan jempol.
Melalui Operasi Antik Toba 2026 yang digelar selama 21 hari (13 Mei hingga 2 Juni 2026), korps berbaju cokelat ini sukses menyapu bersih 21 kasus narkotika dan mengamankan puluhan tersangka.
Keberhasilan besar ini dipaparkan langsung dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Wakapolres Karo, Kompol Gering Damanik, didampingi Kasat Resnarkoba AKP Jhonny H. Pardede dan Kasi Propam AKP E.
Situmorang di Aula Pur Pur Sage Tantya Sudhirajati Mapolres Karo, Rabu (3/6) sore.
Dari total 21 kasus yang berhasil dibongkar, polisi membaginya ke dalam dua kategori komoditas haram yang paling sering merusak generasi muda di Karo:
Kasus Sabu: Membongkar 16 kasus dengan total barang bukti 47,64 gram dan menyeret 18 orang tersangka.
Kasus Ganja: Membongkar 5 kasus dengan barang bukti 107,44 gram ganja kering serta 32 batang tanaman ganja, melibatkan 5 orang tersangka.
Kompol Gering Damanik menegaskan bahwa keberhasilan gemilang ini tidak lepas dari "radar" masyarakat yang mulai berani bersuara.
"Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang telah berani melaporkan aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkotika. Pengungkapan besar ini adalah buah dari kepedulian warga terhadap masa depan lingkungan mereka," ujar Wakapolres Karo.
Ia juga mengingatkan bahwa perang melawan narkoba bukanlah tugas polisi semata, melainkan kerja sama kolektif demi menyelamatkan masa depan generasi muda Karo.
Masyarakat diimbau untuk tidak takut dan ragu melapor jika melihat ada peredaran barang terlarang di sekitar mereka, karena sekecil apa pun informasi akan langsung ditindaklanjuti.
Ke depan, Polres Karo memastikan tidak akan mengendurkan standar operasional mereka.
Selain memperketat penindakan dan mengejar jaringan yang lebih luas, polisi juga akan menggalakkan edukasi serta sosialisasi masif demi mewujudkan Tanah Karo yang bersih dan bebas dari narkoba.
(DIK/RZD)