Desa Baru Titi Payung Miliki Jembatan Berpayung

Oleh: T.Alkisah Led. TITI PAYUNG adalah salah satu desa baru di Ke­camatan Air Putih Batubara. Mekar dari induknya Desa Sipare-pare beberapa waktu sebelumnya.

Desa yang kini dipimpin oleh Kepala Desa (Kades) Mazlan tersebut memiliki ciri-ciri khas tersendiri. Jembatan yang ada di desa itu “Berpayung”.

Terletak di jalan penghu­bung antara Jalan Pasar Lapan dan Sipare-pare. Pan­jangnya hampir satu kilometer (Km) dan lebar tiga meter sebagaimana layak­nya jalan desa.

Tapi sayang. Kondisi jalan tersebut memprihatinkan. Aspal jalan tidak lagi kelihatan. Rusak total. Dan yang tinggal hanya tanah biasa.

Musim hujan, keadaan jalan yang berlubang-lubang itu berlumpur. Ketika musim kemarau, berabu saat dijalani kenderaan bermotor. Abunya sampai ke rumah-rumah warga di kiri kanan jalan. Kapan jalan tersebut diperbaikii. Tanda tanya itulah yang kini sering di benak warga.

Sebagai desa baru, wilayah Titi Payung memiliki luas 165 hektar. 100 hektar di antaranya pemukiman warga dan 59 hektar lahan pertanian pro­duktif.

Penduduknya 825 Rumah Tangga (KK). Terdiri dari 2839 jiwa. Lebih banyak wanita, yakni, 1448 dan lelaki, 1445 jiwa. Dua di antara warga Titi Payung, tokoh masyarakat yang sejak lama dikenal. Satu Ir H Yahdi Khoir Harahap MBA, kini Ketua Komisi C DPRD Batubara dan Sekretaris DPW PAN Sumatera Utara. Seorang lagi, Mantan Wakil Ketua DPRD Batubara Asmadinata Dalimunthe.

Usaha lainnya yang dila­kukan pendu­duk Titi Payung, juga bertani. Seperti disebut terdahulu, hampir sebahagian luas desa itu lahan pertanian.

Selainnya, sama dengan desa-desa lain. Ada Pegawai Negeri sipil (PNS) pada beberapa dinas dan ada karyawan berbagai perusahaan, baik perusahaan industri di Kuala Tanjung maupun perusahaan daerah.

Titi Payung juga memiliki dua unit sarana pendidikan tingkat dasar (SD). Kemudian Taman Kanak-Kanak (TK) swasta yang dikelola perguruan.

Sedangkan tingkat SMTP dan SMTA masih belum ada. Tapi putra-puti warga tidak sulit melanjutkan pendidikannya ke SMP Negeri dan SMA.

Di desa induknya Sipare-pare ada SMP Negeri 1 Air Putih sejak lama. Dan tinglat SMTA, ada Madrasah Aliyah YAPI di Sipare-pare. Kemudian SMA Negei dan Madrasah Aliyah Alwashliyah di Tanjung Kubah yang jaraknya relatif dekat dari Titi Payung.

Kecuali Perguruan Tinggi. Sama dengan putra-putri desa sekitar lainnya. Warga Titi Payung harus ke Tebing Tinggi atau langsung ke Mdan sebagai kota utama di Sumatera Utara yang memiliki banyak Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta dengan berbagai Fakultas dan jurusan yang dimiliknya.

Itulah Desa baru Titi Payung yang kini dipimpin kades Mazlan. Secara geografis terletak di sisi Jalinsum (Jalan Lintas Sumatera) dan hanya berseberangan jalan saja dengan Kelurahan Indrapura dan Kelurahan Indrasakti sebagai ibukota Kecamatan Air Putih.

Harapan ke depan, semoga perkemba­ngan dan kemajuan Desa Titi Payung semakin dirasakan oleh warga. Mudah-mudahan.

()

Baca Juga

Rekomendasi