Oleh : T.Alkisah Led.
Sei Bahbolon berasal dari Kabupaten Simalungun. Hulunya persis di kawasan Kecamatan Sidamanik
Di hulunya itu, Bahbolon tidak dalam. Sumber airnya dari berbagai mata air di sekitar batu-batuan, padas dan koral.
Dari hulunya, Bahbolon melintasi kawasan Kota Pematang Siantar, awal ditemukan dari jurusan Perapat.
Kemudian terus ke hilir melintasi berbagai desa dan pada beberapa keamatan, seperti Hatonduan Tanah Jawa, Bah Jambi, Dolok Sinumbah dan sampai Perdagangan Kecamatan Bandar.
Beberapa kilometrer (Km) dari Perdagangam , Bahboplon sampai ke Sugaran, desa terakhir di Simalungun. Setelah itu jembatan Pagok, penghubung Simalungun dan Batubara.
Di kawasan Batubara, Bahbolon terpisah menjadi tiga sungai dan akhirnya menjadi tiga Kuala di pinggir perairan Selat Malaka.
Ketiga sungai tersebut, jurusan kiri, Sipare-pare, tengah Sei Tanjung dan kanan, Sei Gambus. Sei Sipare-pare bermuara di Kuala Siare-pare Kecamatan Medang Deraas.
Dahulunya Kuala Sipare sempat menjadi obyek wisata terkenal di Asahan ketika itu. Kini sungainya tidak lagi mengalir dan dirubah menjadi Sei Kubah Padang melintasi Desa Lalang.
Sei Tanjung melintasi kota kecil Indrapura dan di hilirnya menjadi Kuala Tanjung. Kini persis di Desda Kuala Indah.
Sedangkan Sei Gambus, melintasi bebeapa desa, di antaranya Perlanaan, Simpang Gambus, Purwodadi dan akhirnya sampailah ke Gambus Laut. Di muara Gambus Lautlah kualanya, tidak jauh dari desa Perupuk.
Ketiga Kuala tersebut menjadi obyek wisata Kabupaten Batubara. Terutama hari Minggu dan libur, Kuala-Kuala itu ramai dikunjungi warga.
Mereka sambil istirahat melepas lelah juga bersama keluarga memanfaatkan libur itu makan bersama.
Pemerintah kabupaten (Pemkab) Batuabra melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Budparpora) yang dipimpin Ishak Liza Msi berusaha meningkatkan pelayanan kepada para wisatawan yang bekunjung.
Tujuannya untuk menambah income (pemasukan) bagi Kas Daerah Batubara. DemIKian juga Desa-desanya serta warga memiliki kesempatan membuka usaha, melayani mereeka yang datang dari luar daerah.
Itulah Bahbolon di Simalungun dan sampai di Batubara menjadi tiga sungai dan bermuaa pada tiga Kuala di pinggir perairan Selat Malaka.
Semoga tekad Pemkab Batubara menjadikan pinggiran pantainya sebagai obyek wisata handal, segera terwujud. Mudah-mudahan.











