Balige, (Analisa). Seorang wanita pelajar SMP, tenggelam di perairan Danau Toba, Minggu (7/8) sekira pukul 14.30 WIB. Hingga kini, wanita yang bernama Naomi Lubis siswi kelas IX ini, masih dilakukan pencarian di seputaran korban tenggelam tepatnya di pantai wisata pasir putih Lumban Binanga Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir.
Hingga hari kedua, Senin (8/8) pukul 17.00 WIB, pencarian terhadap siswi pelajar di SMP Negeri 4 Laguboti yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Toba Samosir, Basarnas pos Danau Toba, Satpol PP, Polisi, TNI serta warga masyarakat sekitar, masih berlangsung namun belum membuahkan hasil.
Atas hilangnya warga Desa Haunatas II Kecamatan Laguboti ini, mengundang ratusan warga memadati lokasi korban dikabarkan hilang. Terlihat juga Bupati Toba Samosir, Wabup serta Ketua DPRD Toba Samosir, turun ke lokasi guna melihat secara langsung upaya pencaharian korban.
Sebelum korban yang merupakan anak ke-2 dari tujuh bersaudara ini, dikabarkan hilang, diketahui pergi berenang ke lokasi wisata pantai pinggir Danau Toba di daerah Lumban Binanga bersama dengan saudaranya.
Sesuai dengan penuturan ibunya Endang Hutauruk yang terlihat tidak kuasa atas hilangnya putrinya di Danau Toba, menyebutkan, awalnya Naomi Lubis minta ijin untuk pergi bersama saudaranya. Akan tetapi, permintaan ini, awalnya ditolak ibu Naomi. Namun karena Naomi bersama suadaranya Kristina terus, minta ijin, maka orang tuanya mengijinkannya berangkat.
Sesuai dengan informasi yang diperoleh di lapangan, saat itu, korban hilang Naomi Lubis, setibanya di lokasi wisata Pantai Lumban Binanga berenang. Akan tetapi, tidak berselang,diduga, Naomi di duga menginjak pasir pinggiran batas antara air yang dangkal dan dalam.
Saat itu, Naomi sempat melambaikan tangan, minta pertolongan. Oleh saudaranya, sendiri sempat juga berusaha memberikan pertolongan, akan tetapi, korban sudah hilang digulung ombak besar yang saat itu sedang melanda pantai tersebut. (vit)











