Doloksanggul, (Analisa). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui Jonny Gultom Kabag Protokoler Humbang Hasundutan (Humbahas) mengimbau dan mengingatkan warga, agar mewaspadai potensi kebakaran, khususnya di musim kemarau. Kendati musim kemarau tadi, belum dipastikan berapa lama cuaca panas akan berlangsung.
Imbauan itu, mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di pemukiman yang padat penduduk, dan juga pembakaran di sekitar hutan. Karena itu, sejak dini harus dihindarkan bencana kebakaran hutan. “Kita mengingatkan semua masyarakat, agar berhati hati, agar tidak menimbulkan hal hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Kepala Satuan Solisi Pamong Praja (Kasat Pol-PP) Mangupar Manullang menjelaskan kepada wartawan Kamis (19/10), kondisi cuaca panas rentan terjadinya kebakaran. Berdasarkan data kebakaran yang terjadi dalam beberapa minggu ini, dari laporan masyarakat untuk meminta bantuan pemadaman.
Salah satu kasus rumah terbakar, atas nama Pides Lumban Gaol (30 tahun) warga Marade, Desa Sipituhuta, Kecamatan Pollung Humbang Hasundutan (Humbahas), Rabu (18/10) siang, setelah menerima laporan, unit Damkar (Pemadam Kebakaran) Humbahas segera melakukan pemadaman dan antisipasi api merembes ke rumah warga lainnya, beruntung tidak ada korban jiwa.
Data kebakaran berdasarkan laporan kejadian yang diterima, pada pekan lalu, terjadi kebakaran lahan di Dusun empat Simangaroncang Kecamatan Doloksanggul, kebakaran lahan-lahan gambut di Lumban Sinaga Desa Sosorgonting kecamatan Doloksanggul,Desa Sipitu Huta Kecamatan Polllung, Desa Pakkat Toruan Kecamatan Doloksanggul dan Huta Sirogos Desa Hutaraja Kecamatan Doloksanggul.
Untuk itu, diimbau kepada masyarakat, bila terjadi kebakaran agar segera melaporkan ke unit Damkar. Bagi warga yang berada disekitar hutan rawan kebakaran, diimbau agar mewaspadai terjadinya kebakaran, dan jangan melakukan pembakaran pada cuaca panas. Demikian juga pada di pemukiman, dihindarkan melakukan pembakaran sampah jauh dari rumah, serta memperhatikan perapian di rumah dan kompor gas dipastikan dalam kondisi aman.
“Jika ada kejadian kebakaran, warga diminta bemberikan informasi lebih cepat, untuk penanggulangan cepat. Agar unit pemadam langsung turun kelapangan tidak terlambat. Untuk itu, mari kita saling mengingatkan agar mewaspadai kebakaran,” tukasnya. (ph)











