Kapolres Asahan Berkunjung ke Warkop Pak Cus

Tidak Ingin Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Oleh: Awaluddin. “Saya tidak ingin dibilang, se­perti kacang lupa kulitnya”.

Itulah yang dingkapan Kapol­res Asahan AKBP Faisal F Napitupulu  saat berkunjung ke warung kopi milik Pak Cus di persimpangan Uni Ro­yal, atau di Jalan Budi Utomo Ke­lurahan Selawan Keca­matan Kota Kisaran Timur, Selasa (27/11).

Lebih kurang enam tahun lalu, sewaktu dia menjabat se­bagai Ka­bag Ops Polres Asa­han, sering mampir di warung kopi ini, selain menikmati teh susu telur yang akrab disebut dengan TST dan juga makan Nasi Goreng buatan Wak Ulong. “Nasi gorengnya enak, tapi harus malam hari,” ung­kap Kapolres   yang menceri­takan kepada sejum­lah per­wiranya yang ikut mendam­pingi dirinya saat bersilatu­rahmi dengan pengurus Nah­dhatul Ulama (NU) dan Mu­hammadiyah Kisaran. 

Usai melakukan kunjungan kerja ke dua lembaga keaga­maan terbesar di Indonesia itu, Kaolres  mengajak para perwi­ranya mulai dari Waka­polres Kompol Taufik, Kabag Ren Kompol Yatim Sari Nasution, Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna At­maja untuk meng­unjungi Wa­rung Kopi Pak Cus, yang sampai saat ini ma­sih seperti dulu.

“Hampir tiap malam saya ke sini, terkadang bersama  Kapolres saat itu dijabat  Mar­zuki, terkadang saya sendiri habis “ngetril” sekedar me­nik­mati TST, bahkan terkadang tugas ke Medan, berangkatnya dari warung ini.

Usai meninggalkan Asahan dan dipercayakan pimpinan sebagai Kasat Intelkan Polres­tabes Medan, kemudian usai Sespim dia diper­cayakan juga menepati sejumlah jabatan Reskrimum Poldasu mulai dari urusan, perempuan dan anak-anak (Kasubdit IV Re­nakta) hingga Kasubdit III Ja­tanras. Sebelum menjabat Ka­polres Asahan dia men­jabat sebagai Kapolres Nias Sela­tan. “Ketika saya melintas, di jalan ini, saya  teringat Warung Kopi Pak Cus, sepulung kun­jungan kerja saya ajak semua perwira yang mendam­pingi saya ke sini,” ung­kapnya. 

Di warung kopi tradisional, se­perti Warung Pak Cus ini, harus bi­sa melawan arus pe­rubahan de­ngan tampilan kafe-kafe menya­jikan berba­gai jenis kopi, tentu dilengkapi berbagai fasilitas, atau mengi­kuti bentuk dan trend warkop saat ini. “Saya lihat belum ada peru­bahan, semoga Pak Cus bisa ber­tahan dengan lajunya perkem­ba­ngan kafe-kafe yang menyajikan banyak macam jenis kopi yang dilengkapi berbagai fasilitas,” ungkapnya kepada pemilik warung yang juga dipanggil Pak Kumis.

Di warung kopi itu juga Kapolres juga bertemu dengan Camat Kisa­ran Barat, Agus Jaka Ginting yang juga Ketua KBPPP Asahan, Camat Kisa­ran Timur, Irwandi dan Camat Air Joman, Jutawan Sinaga. Selain itu perwira yang hobi beermain lumpur dengan se­peda motor KTM-nya, juga bertemu dengan sejumlah tokoh pemuda, seperti Ketua DPD KNPI Asahan, Agus Ramanda, Zulkifli dan juga Herik Koces se­orang mekanik yang akan selalu mendapingi sepeda motor Kapolres Asa­han.

Ditambah lagi Sekretaris Mon­strac, Tri Purnowododo yang juga dikenal sebagai seorang lawyer siap menata kem­bali keberadaan mon­strac, yaitu, perkumpulan pen­cinta olaharaga otomotif yang menguji andrenalin, masuk lembah ke luar lembah.

“Pak Dodo, kita hidupkan kem­bali Monstrac di Asahan ini ya,” dengan sepontan siap, kata Tri Pur­nowidodo.

Karena masih siang, ke­ingi­nan untuk makan nasi goreng ditun­da­nya dulu, ka­rena selain belum buka, makan nasi nasi goreng enak­nya ma­lam hari. Akhirnya Kapolres me­milih untuk menikmati se­mang­kok bakso. Seperti keba­nyakan orang lainnya, makan bakso pasti berkeringat terli­hat dengan jelas pada wajah Kapolres. Di tambah lagi tem­pat yang sebe­narnya tidak refresentatif bagi seorang Kapolres.

Dalam suasana yang penuh dengan keakraban itu, AKBP Faisal F Napitupulu berbicara serius dengan Camat Kisaran Barat, Agus Jaka Ginting yang juga Ketua KBP­PP Kabup­aten Asahan, untuk meng­agendakan pertemuan dengan pengurus dan anggota KBPPP.

“Pak Waka, pengurus dan ang­gota KBPPP ini meru­pakan bagian dari kita, siap­kanlah perte­muan di kantor agar bisa menam­pung 100 orang atau lebih, sehingga perte­muan dengan KBPPP ini benar-benar se­perti keluarga,” ung­kap Kapolres yang disam­but siap Kom­pol Taufik.

Meskipun sudah menjabat ber­ba­­gai jabatan penting di jajaran Pol­dasu, namun sikap rendah hati dan selalu memu­puk persaudaraan masih terli­hat. “Semoga dirinya mam­pu membawa Polres Asahan lebih baik lagi,” ungkap salah se­orang yang mengenal saat men­jabat sebagai Kabag Ops enam tahun lalu.

()

Baca Juga

Rekomendasi