Pengenalan Uskup Agung Medan yang Baru

pengenalan-uskup-agung-medan-yang-baru

Berastagi, (Analisa). Pengenalan Uskup Agung Medan yang baru, Mgr Kor­nelius Sipayung OFMCap menggantikan uskup Mgr Anicetus B Sinaga OFMCap di wilayah Tanah Karodirang­kai perayaan Misa Ekaristi di­awali proses bersama umat dimulai dari Jamburtaras, Be­rastagi menuju Gereja inkul­turatif, St Fransiskus Asisi, Ming­gu (26/5).

Sebelum puncak acara yang juga sebagai peringatan Paskah, Sabtu (25/5), Uskup meresmikan Gereja St Anto­nius dari Padua di desa Se­mangat Gunung, Kecamatan Merdeka di lereng gunung Sibayak dihadiri ratusan umat.

Kotbah Uskup dalam pera­yaan Misa yang dihadiri sekira 3000 umat memenuhi hala­man gereja, menekankan ni­lai-nilai kasih dan kesetiaan umat kepada Sang Pencip­tanya. Uskup Kornelius yang merupakan uskup termuda se-dunia selintas mengung­kapkan perjalanan hidupnya menjelang terpilihnya beliau menjadi uskup dari Vatikan.

Uskup mengalami sera­ngan jantung koroner yang tak mungkin terselamatkan, na­mun karena keyakinannya dan kasih Tuhan kepadanya, dia sembuh dan dipilih menjadi uskup dengan tidak jadi men­jalani operasi dan pemasangan ring.

Karenanya, ujar Uskup ke­pada umat agar dalam situasi apa pun, kesabaran, kesetiaan itu diutamakan. Memaafkan dan mengampuni sesama kita yang bersalah perlu, walau itu berat. Dengan mampunya kita memberi maaf dan mengam­puni sesama kita yang bersalah kepada kita, itu akan memberi rasa damai yang luar biasa, kata Uskup didampingi Pastor Paroki, P Liberius Si­hom­bing, OFMCap, P Leo Joosten Ginting, P Menrad Rumapea, OFMCap, P Mikhael Huta­barat, OFMCap dan P Heri­bertus Harianja, OFMCap dilanjutkan pemberian Sakra­men Krisma (penguatan) kepada seratusan umat usia remaja.

 Kegiatan pastoral lainnya selama Uskup di Berastagi sejak (23-26/5) di Berastagi, di antaranya, pertemuan Us­kup dengan pengurus dewan paroki dan komunitas LBH (FSE Maranatha, SFD Mary Home, Kapusin Jaranguda.

Pertemuan dengan pe­ngurus se-paroki, pember­katan gereja St Antonius dari Padua di Desa Semangat Gu­nung dan puncak acara, syu­kuran dirangkai Misa di gereja inkulturatif Karo, St Fran­siskus dari Asisi di Berastagi.

Acara dihadiri perwakilan Bupati Karo, Agustin Pandia dan mendoakan uskup sehat-sehat serta menyumbang Rp5 juta kepada panitia. (alex)

()

Baca Juga

Rekomendasi