Frans Dante Ginting: Saatnya Menabuh Genderang Perang terhadap Narkoba

Frans Dante Ginting: Saatnya Menabuh Genderang Perang terhadap Narkoba
Frans Dante Ginting (Analisadaily/zulnaidi)
Analisadaily.com, Medan – Perang terhadap narkoba tidak cukup hanya dengan slogan, spanduk, dan imbauan. Dibutuhkan keberanian, ketegasan, serta tindakan nyata yang menyentuh hingga ke lingkungan terkecil masyarakat untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.
Pesan tegas itu disampaikan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi Partai Golkar, Frans Dante Ginting, di sela-sela istirahat sidang paripurna DPRD Sumut, Rabu (28/10/2026).
Frans mengapresiasi komitmen Kapolri, Kapolda Sumut, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut dalam upaya pemberantasan narkoba. Menurutnya, langkah aparat penegak hukum tersebut harus diperkuat dengan keterlibatan aktif pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Ia menegaskan, pemberantasan narkoba tidak boleh hanya menjadi agenda aparat penegak hukum, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Sudah saatnya kita menabuh genderang perang terhadap narkoba. Jangan lagi hanya slogan atau memasang spanduk. Harus ada tindakan nyata, mulai dari pemerintah daerah, aparat desa, sampai lingkungan terkecil masyarakat,” tegasnya.
Menurut Frans, ancaman narkoba sangat berbahaya karena dampaknya tidak hanya merusak kesehatan dan masa depan penggunanya, tetapi juga menghancurkan kehidupan keluarga serta mengancam kualitas generasi penerus bangsa.
Karena itu, ia meminta seluruh kepala daerah di Sumut mengambil peran lebih aktif dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Komitmen tersebut harus diterjemahkan menjadi langkah konkret, pengawasan berkelanjutan, serta edukasi kepada masyarakat.
Frans juga mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara yang melarang penggunaan vape atau rokok elektrik. Ia berharap kebijakan tersebut ditindaklanjuti oleh seluruh kepala daerah dengan menginstruksikan jajaran masing-masing agar mematuhi ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, kebijakan perlindungan masyarakat harus disertai pelaksanaan yang konsisten agar tidak berhenti sebagai aturan di atas kertas.
Lebih jauh, Frans menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat agar tidak memberikan ruang bagi peredaran narkoba. Keluarga, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan aparat pemerintahan di tingkat desa maupun kelurahan harus saling bersinergi dalam melakukan pencegahan.
Masyarakat juga diharapkan berani melaporkan dugaan peredaran narkoba kepada pihak berwenang serta tidak melindungi pelaku yang merusak masa depan generasi muda.
“Jangan sampai kita baru bergerak setelah banyak korban berjatuhan. Pencegahan harus dimulai dari sekarang, dari keluarga dan lingkungan kita sendiri. Semua pihak harus memiliki kepedulian dan keberanian untuk melawan narkoba,” ujar politisi senior Golkar ini.
Frans berharap, komitmen pemberantasan narkoba benar-benar diwujudkan melalui kerja nyata dan kolaborasi seluruh pihak. Dengan demikian, upaya memerangi narkoba tidak hanya menjadi seruan sesaat, tetapi gerakan berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan melindungi generasi muda Sumatera Utara.
Baginya, keberhasilan perang terhadap narkoba bukan semata-mata diukur dari banyaknya seruan yang disampaikan, melainkan dari kemampuan bersama mencegah peredaran, melindungi masyarakat, dan menyelamatkan masa depan anak bangsa.
(NAI/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi