Mari Menanam Sirih

Oleh: khairun Nissa

BAGI masyarakat melayu, sirih merupakan salah satu tanaman yang tak bisa dipisahkan dari upacara adat. Adapula tradisi berkapur sirih, yaitu tradisi makan sirih yang diramu dengan kapur dan pinang. Tradisi ini merupakan warisan budaya sejak dahulu. Sirih juga dipakai dalam upacara menyambut tamu, upcara merisik dan meminang, upacara pernikahan, pengobatan tradisional dan berbagai upacara adat yang lain. Dalam upacara pernikahan sirih dirangkai dalam bentuk sirih junjung yang cantik dan bersama sirih penyeri dipakai sebagai barang hantaran kepada pengantin perempuan.

Sirih melambangkan sifat rendah hati, memberi, serta senantiasa memuliakan orang lain. Makna ini ditafsirkan dari cara tumbuh sirih yang memanjat pada para-para, batang pohon sakat, atau batang pohon api-api yang digemarinya, tanpa merusak batang atau apapun tempat ia hidup. 

Daun sirih yang lebat dan rimbun memberi keteduhan di sekitarnya. Rasa daunnya yang pedas berarti berani. Sirih juga jadi penawar. Dapat diartikan, sirih melambangkan sifat rendah hati dan sengaja memuliakan orang lain, sedangkan dia sendiri sebenarnya adalah seorang pemberani dan penawar.

Sirih tumbuh menjalar dan memanjat pada batang pohon atau para-para. Bentuk daunnya bulat lonjong dengan ujung agak lancip. Daun sirih yang subur memiliki ukuran lebar 8c m -12 cm, dan panjang 10 cm-15 cm. Sirih sesuai ditanam dicuaca tropis, ditanah yang gembur dan tidak terlalu lembap, serta cukup air.

Manfaat Sirih

Daun sirih dapat dimanfaatkan untuk pengobatan atau penyembuhan penyakit, khususnya bagi wanita. Contohnya sebagai obat jerawat, menghilangkan bau badan, mengobati keputihan, obat batuk, dan juga sebagai antiseptik.

Rebusan air daun sirih dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan ataupun pencuci muka. Dengan menanam daun sirih, kita bisa mengambil daunnya setiap hari untuk perawatan wajah ataupun tubuh. Menggunakan bahan organik yang masih segar akan memberikan efek yang baik tidak hanya untuk kecantikan, namun juga kesehatan.

Mengutip dari buku khasiat dan manfaat daun sirih (obat mujarab dari masa ke masa) karya rini damayanti moedljanto mengatakan bahwa Daun sirih mengandung minyak atisir yang terdiri dari betlephenol, kavokol, seskuiterpen, hidroksikavikol, cavibetol, estragol, eugenol, dan karvakrol. 

Beberapa penelitian ilmiah menyatakan bahwa daun sirih juga mengandung diastase, gula, dan tanin. Biasanya, daun sirih muda mengandung diastase, gula dan minyak atsiri lebih banyak dibandingkan dengan daun sirih tua. Sementara itu, kandungan taninnya relatif sama.

Beberapa literatur menyebutkan bahwa daun sirih yang meruakan bahan utama menginang ini memiliki sifat syyptic (menaham pendarahan), vulnerary (menyembuhkan luka kulit), stomachic (obat salura pencernaan), menguatkan gigi, dan membersihkan tenggorokan. Ada pula yang menyatakan daun sirih selain memiliki kemampuan antiseptik, mempunyai kekuatan sebagai antioksidasi dan fungisida. Minyak atsiri dan ekstraknya pun mampu melawan beberapa bakteri gram positif dan gram negatif. Tentunya, literatur-literatur yang dimaksud ditulis berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh orang-orang atau lembaga yang memiliki kepedulian terhadap keberaadan daun sirih. 

Cara Menanam Sirih

Daun sirih dengan nama latin piper betle L. Ini paling bagus saat iklim memasuki awal hujan. Danu sirih adalah tumbuhan yang merambat dengan media lain. Ketinggiannya daun 5 s/d 15cm. Batangnya berjenis kayu lunak, beruas dan bentuknya bulat. Dengan daun berwarna hijau dan Merah. Jenis Sirih bisa dibedakan dengan bentuk daunnya serta rasa dan aroma. Ada yang dari sirih jawa, cengke, dan hitam. Pertumbuhan sirih sangat bagus dalam cuaca atau kondisi basah seperti yang ada pada dataran tinggi. Namun harus tetap mendapat cahaya matahari penuh.

Daun sirih baru bisa dipanen satu tahun setelah penanamannya. Karenanya, selama setahun tersebut pastikan tidak perlu memetik daunnya terlebih dahulu. Setiap hari, sirih harus disiram. Menanam sirih tidak membutuhkan tempat yang luas karena tanaman ini merambat, kita bisa mengakalinya dengan mengatur rambatannya ke tiang penyangga ataupun pohon yang ada disekitar.

Saat ini tak banyak orang yang menggunakan lahannya untuk menanam tanaman herbal, padahal tanaman herbal dapat dijadikan sebagai obat alami. Salah satu tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan adalah daun sirih. Apabila daun sirih sudah dapat dipanen, maka setiap hari kita dapat menggunakannya sebagai antiseptik yang baik untuk kesehatan tubuh dan kecantikan wajah.

Sirih memiliki manfaat yang luar biasa, karena itu tidak ada salahnya untuk mulai menanam tanaman herbal ini. Pada musim hujan seperti sekarang ini adalah saat yang tepat untuk menanam sirih. Selamat menanam!

(Penulis adalah alumni FKIP Bahasa Inggris UMSU)

()

Baca Juga

Rekomendasi