Ketua Pemuda Sultan Daulat Tuntut Insentif

Subulussalam, (Analisa). Ikatan Pemuda Sultan Daulat (IKAPAS) Kota Subulussalam menuntut kepada Pemerintah Kota (Pemko) untuk memberi insentif kerja kepada para ketua pemuda selaku aparatur pemerintahan di tingkat gampong (desa).

“Ketua pemuda juga sebagai pemangku adat di kampung.  Ketika ada acara hajatan seperti pesta perkawinan dan sunat rasul otomatis ketua pemuda berada dalam acara tersebut untuk menyukseskan jalannya acara,” kata Wakil Ketua IKAPAS Jarkasi Pinem kepada Analisa, Rabu (1/7).

Begitu juga saat masyarakat mendapatkan musibah kemalangan, di mana peran pemuda sangat penting, misalnya membantu prosesi penggalian kubur sampai dengan kenduri hari ketujuh pada acara tahlilan.

“Jadi, tugas ketua pemuda itu hampir sama dengan pemangku adat lainnya seperti kepala kampung, imam kampung dan kepala dusun,” ujarnya. Selain itu, lanjutnya, ketua pemuda gampong memiliki tugas yang berat, terutama sebagai motivator utama dalam menyukseskan segala program pembangunan tingkat gampong.

Karena itu, pemuda berharap Pemko Subulussalam berkenan memberikan insentif kepada para ketua pemuda yang ada di wilayah itu dengan nominal antara Rp150-300 ribu/bulan. Pada bagian lain, Jarkasi Pinem juga berharap pihak eksekutif dan legislatif dapat segera memisahkan Dinas Pemuda dan Olahraga yang saat ini masih bergabung dalam satu lembaga.

“Jika ini sudah terpisah maka ada instansi khusus yang membidangi pemuda dan olahraga sehingga masalah pemuda tidak terabaikan lagi,” pungkasnya. (sdr)

()

Baca Juga

Rekomendasi